Posted by PuJa on April 30, 2009
Dianing Widya Yudhistira
http://www.suarakarya-online.com/
AKU terjaga oleh dering pendek ponselku. Segera aku raih ponsel yang selalu aku taruh di meja tulis yang ada tepat di samping kanan tempat tidur. Saat membuka sms yang masuk, aku terhenyak.
“Bila kumati, aku ingin menghantuimu.” Buru-buru aku tekan delete. Ponselku kembali berdering pendek.
“Semestinya kau ikut mati terpanggang dalam ledakan itu.” Aku kian [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on
Yonathan Rahardjo
http://www.suarakarya-online.com/
Ketika malam turun, mentari lari dari wajah belahan bumi. Udara mencekam dalam dingin, sapuan angin mengusir debu jalanan. Bahkan bis kota pun ketakutan, mereka masuk gubuk reyot, ada yang masuk kelambu merah. Bajai terseok-seok menyuruk kali, becak terbang ke bui. Tentu saja asap knalpot terbirit-birit dihembus udara lancang.
“Tidurlah malam hari, dengan jendela terbuka, agar [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on
Ida Ahdiah
http://www.suarakarya-online.com/
Perempuan itu tiba sebelum boundary buka. Di muka pintu penyewaan mesin cuci itu, ia mengibas-ibaskan telapak tangannya. Lalu meniup-niupnya. Ia mencoba menghangatkan tangannya yang beku.. Diambilnya secarik kertas dari tas yang disandangnya di bahu. Matanya mencocokan nomor di atas pintu dengan nomor di kertas.
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on
Gita Nuari
http://www.suarakarya-online.com/
Orang pertama yang mendukung Parjo jadi caleg adalah bapaknya sendiri.
“Kamu serius, Jo?” tanya sang bapak. “Saya serius, Pak!” sahutnya spontan.
“Bagus, bagus. Bapak mendukung. Dua ekor sapi milik Bapak, boleh kamu jual untuk memuluskan cita-citamu itu. Pokoknya, Bapak ada dibelakangmu!”
“Terima kasih, Pak. Terima kasih,..”kata Parjo sambil mencium tangan bapaknya tertubi-tubi.
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on
Mohamad Sobary
http://kompas-cetak/
Sastra menyodorkan ke hadapan kita ekspresi estetis tentang manusia dan kebudayaannya. Di dalamnya tercakup kompleksitas ideologi, dunia nilai, norma hidup, etika, pandangan dunia, tradisi, dan variasi-variasi tingkah laku manusia. Dengan kata lain, sastra berbicara tentang tingkah laku manusia di dalam kebudayaannya.
Di dalam sastra, seperti halnya di dalam kajian tentang kebudayaan, manusia disorot sebagai makhluk [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on
Soeprijadi Tomodihardjo
http://www.sinarharapan.co.id/
Dalam penalaran selintas yang tiba-tiba mengundang keraguan menghadapi masa depan, ada sejenis penyakit kronis yang selama ini diderita kaum eksil Indonesia, yakni home sick: rindu kampung, kangen keluarga.
Penyakit ini sudah 40 tahun lebih melanda mereka. Saya bukan dokter tetapi sumber data Dinas Kesehatan di Jerman mencatat, banyak Gastarbeiter menderita penyakit heimweh, ya home sick [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on
Angela
http://www.ruangbaca.com/
“Kemajemukan hidup ini harus kita hadapi dengan sesuatu yang gaya, berkelas.” Kalimat itu pernah diucapkan novelis asal Irlandia, John Banville. Ia tidak sekadar mengucapkan tapi menerjemahkannya ke dalam lebih dari 14 novel yang sudah dihasilkannya dalam 25 tahun belakangan.
Banville menciptakan sebuah gaya dalam novelnya. Setiap karya yang ia hasilkan dipadati kalimat yang berirama, bermakna liris. [...]
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on
Multazam
http://www.ruangbaca.com/
Wajah Albert Uderzo tampak semringah saat meluncurkan edisi terbaru buku komik Asterix di Paris, Prancis, pekan silam. Tak henti-hentinya dia menebarkan senyum. Maklum, setelah empat tahun beristirahat, komikus jenius itu meluncurkan seri ke-33 Asterix berjudul The Sky Falls on His Head.
Seperti buku Asterix sebelumnya, buku terbaru ini menyajikan petualangan tokoh Asterix dan kawan-kawan yang mengundang [...]
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on
Zainal Abidin Bagir*
http://www.ruangbaca.com/
Richard Dawkins, salah seorang evolusionis paling populer saat ini, menulis surat terbuka dalam buku kumpulan esai A Devil’s Chaplain (Selected Essays) kepada anaknya, Juliet. Surat terbuka itu meringkaskan apa yang dianggap sang ayah sebagai satu sikap hidup terpenting: percayalah hanya pada evidence, pada fakta empiris, dan penyimpulan rasional atas dasar fakta.
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on
Arif Firmansyah
http://www.ruangbaca.com/
Rasanya tak ada kata yang tepat untuk melukiskan sosok Maya Angelou kecuali ungkapan, “manusia serba bisa”. Namanya tak hanya melambung di satu bidang tapi juga beberapa dunia secara bersamaan.
Dalam dunia sastra, misalnya, Angelou bukan nama asing. Di pentas tari, namanya kerap dikumandangkan. Di tengah gemerlap para bintang Hollywood, ia mencuat sebagai perempuan kulit hitam [...]
Filed under: Canting
No Comments »