Posted by PuJa on May 31, 2009
Vien Dimyati
http://jurnalnasional.com/
HELVY Tiana Rosa, perempuan dosen dan sastrawan muda Indonesia yang telah menulis lebih dari 45 buku. Berupa kumpulan cerpen, novel, cerita anak, drama, kritik sastra, kumpulan esai, kumpulan puisi, dan sejumlah antologi.
Sosok yang tergolong cuek dan nyantai kelahiran Medan, 2 April 1970, ini kerap diundang berbicara dan membacakan karyanya di dalam negeri.
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on
Henri Nurcahyo
http://www.jawapos.com/
Pertemuan Dewan Kesenian Tingkat Provinsi se-Indonesia di Malang, 21-23 Mei lalu sepakat untuk menindaklanjuti keputusan Kongres Dewan Kesenian se-Indonesia di Papua 2005 tentang pembentukan Dewan Kesenian Indonesia (DKI). Keputusan itu lahir dari perdebatan panjang para delegasi dari 17 provinsi yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Gagasan pembentukan DKI memang kontroversial. Sejumlah penolakan sudah muncul di arena [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on
Wita Lestari
http://jurnalnasional.com/
Keberadaan Taman Indonesia di Belgia akan memicu bangsa Eropa berkunjung ke sini untuk menikmati Indonesia yang sebenarnya.
KITA bersyukur punya Bali. Sampai saat ini ia bermagnet besar bagi orang asing. Utamanya bagi orang Eropa yang umumnya sangat pandai menghormati dan menghargai suatu budaya dan keindahan alam. Bukti ini dapat kita jumpai di tanah seluas 6 [...]
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on
D. Zawawi Imron
http://www.jawapos.com/
Ada orang bertanya kepada saya tentang ”visi kebudayaan”. Saya menjawabnya dengan definisi. Tapi ia merasa malah tidak mengerti. Mungkin karena definisi itu dirasa kaku. Urus punya urus, ia ingin jawaban yang sesuai dengan yang ia pahami selama ini, bahwa visi kebudayaan itu adalah yang banyak memberi bantuan kepada kegiatan kesenian. Ada dana untuk [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on
Mardi Luhung
http://www.jawapos.com/
http://kendaripos.co.id/
Adam, berapa tahun kita terusir? Apa 100, apa 1000, apa 2000 tahun? Kita lupa bukan? Tak apa. Yang pasti, perut kita telah menggelambir. Rambut merontok. Dan sebagian gigi menghitam. Menghitam seperti hati kita yang begitu lama dipanggang oleh matahari yang merendah. Matahari yang menghanguskan ingatan yang berlompatan.
Berlompatan seperti tupai yang nakal. Nakal dari satu [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on
Aris Kurniawan
http://www.lampungpost.com/
INGATAN tentang kehilangan, kepergian, sesuatu yang mencemaskan, menjadi lampau, dan dilupakan, acap menerjang perasaannya saban ia sampai di stasiun kereta api. Kau akan melihat perempuan itu di antara kerumun orang-orang yang menanti kereta dengan pandangan penuh kepedihan yang memupus harapan tentang kepulangan, rumah, dan kehangatan. Jajaran pohon cemara, hamparan kerikil, batangan rel yang memanjang [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on
Gunawan Maryanto
http://jurnalnasional.com/
Jika saja tidak ada peristiwa pelemparan batu yang hampir mengenai kepalanya 19 tahun yang lalu, mungkin sekarang Alib adalah seorang seniman, bukan loper koran yang akan mengantarkan cerita ini kepadamu di suatu pagi di hari Minggu.
Alibasyah adalah anak tunggal Bude Niti, penjual barang-barang bekas di kampung kami. Alib, demikian kami memanggilnya, hanya tinggal berdua [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on
Harapan Pengukuhan Jati Diri dengan Pendekatan Budaya…
I Putu Sudibawa
http://www.balipost.com/
SENIOR saya, I Nyoman Tingkat, dalam ulasan di rubrik ini mengingatkan saya untuk selalu membumikan kearifan lokal dalam aktivitas saya sebagai guru. Saya kembali teringat dengan apa yang didengungkan oleh Depdiknas untuk selalu ber’kontekstual’ dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang selalu mengkaitkan berbagai macam isu yang berkembang [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on
Kadek Suartaya
http://www.balipost.com/
SEBUAH peristiwa kesenian berlangsung pada 18-21 Mei lalu. Selama empat malam penonton dapat menyimak penampilan seni tari, karawitan, dan pedalangan garapan para mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar yang digelar di Gedung Natya Mandala kampus setempat.
Pentas seni yang merupakan penyajian tugas akhir untuk merengkuh gelar akademis S1 itu tampaknya memang sarat dengan greget penciptaan [...]
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on May 29, 2009
Matroni el-Moezany*
http://terpelanting.wordpress.com/
Selama ini sastra hanya berkutat pada ranah yang bernuansakan sastra pemberontakan, sastra romantis, seperti setiap minggu di Koran Sindo, setelah saya amati setiap hari Minggu Koran Sindo Pasti edisi sastra khsusnya puisi. Pasti puisi-puisinya romantis yang dimuat. Bahkan puisi romantis tidak ber-roh. Bukannya penulis tidak sejutu dengan puisi semacam itu, tapi bagaimana kita menjaga [...]
Filed under: Esai
No Comments »