Posted by PuJa on November 29, 2009
Mardi Luhung
http://www.jawapos.com/
1. Buku Harian
Terus terang, ada satu hal yang mengganjal dalam hidupku. Hidup yang sudah berumur 50 tahun ini. Yaitu aku tak sempat membahagiakan ibu. Ibu yang sudah meninggal. Dan hal yang mengganjal itu telah aku tulis di buku harianku. Buku harian tebal. Bergambar wanita muda yang berleha-leha di sebuah dermaga. Dengan latar jangkar mengangkang. [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on
Soeprijadi Tomodihardjo*
http://www.jawapos.com/
BEBERAPA minggu sejak bertemu juru rawatnya belum juga saya penuhi janji menjenguk lelaki itu. Kesibukan kerja menjelang tutup buku bulan Desember ini rasanya bukan alasan lagi karena sudah berkali-kali saya sampaikan. Akhirnya pada hari tak terduga ketika handphone meringkik-ringkik di ikat pinggang, saya segera membetotnya. Tiba-tiba terdengar suara juru rawatnya.
”Tuan harus menengoknya. Saya sudah [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on
Ahan Syahrul*
http://www.jawapos.com/
”Mengarang, pada awalnya. Dan, pada akhirnya.” Hanya kalimat itulah yang terucap dari Hamka ketika dipuja tentang kebesarannya. Dia mengatakan hanya seorang biasa saja, seorang pengarang tepatnya. Padahal, kita tahu bahwa Hamka adalah pejuang kemerdekaan, penulis, ulama, agamawan, wartawan Pedoman Masyarakat, serta pemimpin redaksi majalah Panji Masyarakat dan Gema Islam.
Dia juga tercatat sebagai dosen di [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on
Imam Muhtarom*
http://www.jawapos.com/
Novel tidak memiliki aturan baku agar pembaca mengikuti jalannya cerita mulai awal hingga akhir. Aturan baku tersebut, antara lain, terlihat pada semua novel yang beredar di masyarakat pembaca, yakni dengan alur pembuka-konflik-penyelesaian. Juga, alur tersebut tidak saja menjadi acuan utama dalam novel, tetapi juga di dalam film. Terutama dalam film produksi Hollywood, alur itu [...]
Filed under: Resensi
No Comments »
Posted by PuJa on
Taufik Suadiyatno*
http://www.jawapos.com/
TURKI adalah negeri muslim dengan paham sekuler, paham yang sudah dianut negeri itu sejak masa pemerintahan Mustafa Kemal Ataturk. Meskipun 90 persen dari 70 juta jiwa penduduknya adalah musulman (muslim), Turki terlihat sangat berbeda dengan kaum muslim di negeri-negeri sekitarnya. Terutama dalam hal busana. Mereka sangat kental dengan kesan ”kosmopolitan”. Kebanyakan berpenampilan seperti orang [...]
Filed under: Resensi
No Comments »
Posted by PuJa on
Muhammadu A.S*
http://www.jawapos.com/
ADA dua kota suci yang dirindukan umat Islam untuk selalu disinggahi. Yakni, Makkah dan Madinah. Nabi Muhammad dilahirkan di Makkah, dan di kota inilah Nabi Muhammad mulai menyebarkan risalah agamanya. Sedangkan Madinah menjadi persinggahan kedua Nabi, sehingga Islam semakin maju dalam menciptakan peradaban zaman. Nabi pun akhirnya dikuburkan di Madinah.
Karena keagungannya, kedua kota suci [...]
Filed under: Resensi
No Comments »
Posted by PuJa on November 27, 2009
Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/
Pengantar
Bagaimanakah caranya menjadi seorang pengarang atau lebih khusus lagi, menjadi cerpenis? Dapatkah seseorang menjadi cerpenis atau sastrawan besar? Syarat apa saja yang harus dipenuhi agar dapat mencapai cita-cita tersebut? Siapa pun sesungguhnya dapat menjadi pengarang. Cara mencapai tujuan itu, juga bergantung kita sendiri. Tidak perlu modal atau biaya yang besar. Tak perlu juga [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on November 26, 2009
Imamuddin SA
Sebenarnya perjalanan kehidupan dalam alam fisik ini bersifat stagnan. Mulai dulu sampai sekarang, bahkan nanti akan bersifat sama alurnya. Sama dalam tataran peristiwa problematikanya. Yang berbeda hanyalah fenomena tempat, fasilitas, pelaku orangnya, budaya, dan peradabannya. Ini terlihat sebagai suatu siklus rotasi yang pada saatnya nanti akan teruluang kembali. Seperti suatu nasib; kadang di atas, [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=321
Mawar,
ah penyangkalan belaka,
gairah pada yang tak terlelap
di sebalik begitu banyak Kelopak mata
(di batu nisan Rilke, 4 Des 1875 - 29 Des 1926).*
Sejarah hasrat riwayat tubuh, telah ada semenjak di kandungan ibu, pun jauh sebelum terciptanya bumi. Demikian penyair tidak dapat mengelak takdirnya, hadir seperti peralihan jaman, menggelinding tiada mampu menghindari.
Filed under: Cangel, Esai
No Comments »
Posted by PuJa on
Adek Alwi
http://www.suarakarya-online.com/
TUJUH puluh sembilan sajak Kurniawan Junaedhie terdapat dalam kumpulan sajak terbarunya, “Cinta Seekor Singa: Sajak-sajak 1974-2009″, terbitan Bisnis 2030. Dengan subjudul “Sajak-sajak 1974-2009″ itu terang sudah kumpulan ini merupakan kompilasi, atau semacam rekam-jejak kepenyairan KJ dalam rentang waktu yang tak singkat, 35 tahun. Karena kompilasi, maka dalam “Cinta Seekor Singa” dimuat sajak-sajak yang tentu [...]
Filed under: Esai
No Comments »