Posted by PuJa on February 28, 2010
Putu Fajar Arcana
http://oase.kompas.com/
Pada pertarungan kelima, tangan Putu Kebo (30) berdarah. Sementara lawannya, Komang Rerod (45), masih segar bugar. Pertempuran dua jagoan dari Desa Seraya, Kabupaten Karangasem, Bali, dalam ritual ”gebug ende” saat Festival Hujan di Bentara Budaya Bali, Minggu (21/2), itu pun dihentikan.
Mendung secara tiba-tiba menyelimuti langit seputar Ketewel, Gianyar, tempat Bentara Budaya Bali berlokasi. [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on February 13, 2010
Hardi Hamzah*
http://www.lampungpost.com/
Dalam siklus kebudayaan global, secara klasik kita mengenal proses sentrifugal yang diliputi semangat human material. Human material, suatu bentuk anarkistis manusia untuk mencari nafkah tanpa mengindahkan kaidah-kaidah norma.
DALAM filsafat Aufklarung hal ini disebut sebagai “merengkuh” dunia tanpa etika. Bahkan, para antropolog modern melihatnya sebagai terma-terma “kebuasan” makhluk manusia dalam menapaki hidup.
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on January 26, 2010
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=328
Puisi bertitel Kepada Tanah Jawa, bukti Rabindranath Tagore (7 Mei 1861 - 7 Agus 1941) pada tahun 1927, di usianya ke 66, selepas jauh mendapatkan Nobel Sastra 1913, dirinya berada di bencah tanah Jawa.
Halaman 357, tepatnya sub judul, Hubungan Kita dengan Rabindranath Tagore. Ki Hadjar Dewantara dalam bukunya, bagian II A: Kebudayaan (terbitan Majelis [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on December 15, 2009
A.S. Laksana*
http://www.jawapos.com/
DI buku Babad Tanah Jawi, Nabi Adam diturunkan di tanah Jawa dan kelak menurunkan raja-raja di sini. Ia berputra Nabi Sis; Sis berputra Nurcahya; Nurcahya berputra Nurasa; Nurasa berputra Sanghyang Wening; Sanghyang Wening berputra Sanghyang Tunggal; Sanghyang Tunggal berputra Batara Guru.
Batara Guru punya ‘’simpanan” putri Kerajaan Mendang, dan dari situlah bermula skandal asmara. Salah [...]
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on December 14, 2009
Bayu Dwi Mardana
http://www.sinarharapan.co.id/
”Terus terang proses peralihan masa prasejarah ke masa sejarah Nusantara belum banyak disoroti peneliti. Padahal bila diteliti lebih jauh, pada masa ini bisa terungkap bagaimana perjuangan nenek moyang kita untuk berhubungan dengan dunia luar,” ungkap Endang Sri Hardiati, Kepala Museum Nasional, prihatin. Padahal, persentuhan dengan dunia luar itulah menghasilkan era baru dalam sejarah [...]
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on
Drs. H. Soeparmo
http://www.sinarharapan.co.id/
Luar biasa pergelaran I La Galigo – epik tua dari Sulawesi Selatan selama dua hari bagaikan meteor yang jatuh dari kahyangan mampu mengguncang gedung bergengsi Esplanade, Singapura (12-13 Maret 2004).
Roh yang berasal dari tanah Bugis ini ternyata mampu memberikan siraman batin dalam komunitas bangsa yang sedang terpuruk dan sakit. Paling tidak pementasan teaterikal [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on
Drs. Singgih Wibisono
http://www.sinarharapan.co.id/
Dewasa ini pengaruh kebudayaan industri telah melanda kehidupan masyarakat kita dalam segala bidang. Seni pertunjukan wayang yang awalnya masih mengutamakan nilai-nilai adiluhung, kini telah bergeser dan mengalami pendangkalan mutu. Pertunjukan wayang yang kini cenderung ‘melayani’ selera pasar sebagai sarana hiburan sehingga estetikanya terabaikan.
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on November 17, 2009
Riki Dhamparan Putra*
http://oase.kompas.com/
Bangsa Minangkabau di Sumatera bagian tengah dan suku bangsa Lamaholot di Adonara, Flores Timur, termasuk di antara suku bangsa yang mempunyai warisan peninggalan fisik zaman megalitik. Namun, dalam perkembangannya, kedua bangsa ini menjadi rumpun budaya yang berbeda, baik secara genetis, geografis, bahasa, maupun kepercayaan dan adat istiadatnya.
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on November 13, 2009
Nurel Javissyarqi
http://www.facebook.com/nurelj
Manusia yang benar-benar sempurna, bebas secara definitif dan sempurna puas dengan dirinya yang sebenarnya, manusia disempurnakan dan dilengkapi dengan kepuasan ini, akan menjadi Budak yang telah “mengatasi” Perbudakannya. Jika penguasa malas adalah kebuntuan, maka Perbudakan yang giat bekerja, sebaliknya merupakan sumber dari seluruh kemajuan manusiawi, sosial dan histori. Sejarah ialah sejarah Budak yang bekerja. [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on
Nurel Javissyarqi
http://www.facebook.com/nurelj
Alhamdulillah diberi sempat meluruskan permasalahan ini, kepada kejiwaan bathin menggebu menunjukkan sikap seimbang di jalan lurus menentukan pilihan. Ruh yang Tuhan rahasiakan kecuali sedikit bisa dikenali, hanya sekulit luar kupasan bawang putih adanya materi, sebagai kehalusan budhi pekerti insan mengamati arti kelembutan.
Kali ini kudedah keberadaan realitas ketaksadaran, sebab realitas kesadaran tentu anda cukup mengolah [...]
Filed under: Edisi Khusus, Esai
No Comments »