Posted by PuJa on March 12, 2010
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/
SULING DI KALIURANG
G. J. Resink
Seruas bambu merintih tinggi
semata-mata untuk rembulan,
yang nun di Timur, dari tepi
di balik lapis kejauhan,
dekat Klaten kira-kira,
mengambang: bunga-kemerahan
disepuh rintih seruling duka.
Filed under: Cangel
No Comments »
Posted by PuJa on March 9, 2010
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/
R. Ng. Ronggowarsito (15 Mar 1802 - 24 Des 1873), Bagus Burham nama kecilnya. Sang pemilik jiwa waskito;
nasibnya menyerupai batuan kali dijadikan jalan, bebatuan krucuk yang dipukuli, sebelum dibangun tempat berteduh.
Menerima waktu-waktu kebodohan diri, menguliti bathin menemukan kebuntuan hingga mempuni.
Filed under: Cangel
No Comments »
Posted by PuJa on March 6, 2010
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/
Seorang kelana kecapean, biasanya kalau tiba di puncak suatu bukit berhenti sebentar, lalu memandang ke lembah di bawahnya. Ia melihat keseluruhan pemandangan indah pelbagai macam, hanya sambil dilakukan di perjalanan. Ini suatu gambaran simbolis arti Mozart dalam musik. Ialah lembah indah itu. Berada di pinggiran sejarah dan evolusi musik, tak punyai maksud seperti Wagner. [...]
Filed under: Cangel
No Comments »
Posted by PuJa on March 1, 2010
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/
Fritz Albert Theodor Delius lahir di Bradford, Yorkshire, Inggris 29 Januari 1862, orang tuanya dari Bielefeld, Jerman. Belajar biola dan piano hingga mahir sebelum remaja. Menghadiri Bradford Grammar School (1874-1878), dua tahun di International College London, magang di bisnis ayahnya. Maret 1884, membujuk ayahnya untuk dirinya budidaya jeruk di Florida, Amerika. Di sana memainkan [...]
Filed under: Cangel
No Comments »
Posted by PuJa on
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/
NYANYIAN KANON
Adelbert von Chamisso
Itulah kesusahan dari zaman yang sulit!
Itulah zaman yang sulit dari kesusahan!
Itulah kesusahan yang sulit dari zaman!
Itulah zaman dari kesusahan yang sulit!
Filed under: Cangel
No Comments »
Posted by PuJa on February 28, 2010
Nurel Javissyarqi
http://www.pustakapujangga.com/
Dante Gabriel Rossetti (12 Mei 1828 – 9 April 1882. Dalam buku M. Taslim Ali, tercantum 1830 - 1894). Meski tidak setenar penyair Dante Alighieri (1265 – 1321), namun kisah hidupnya patut disuguhkan kini. Adalah anak Gabriel Rossetti, seorang patriot Itali yang menyingkir ke Inggris pada tahun 1824. Berpendidikan King’s College, pemimpin Pre-Raphaelite Brotherhood, [...]
Filed under: Cangel
No Comments »
Posted by PuJa on
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/
Minamoto Yorimasa (1106-1180), penyair Jepang yang karya-karyanya muncul di banyak antologi. Dialah seorang samurai hebat, ketua Pengawal Kerajaan, pernah memimpin pasukan Minamoto dalam perang Genpei. Tahun 1150, membunuh monster Nue dengan sebuah anak panah, atas jasanya Kaisar Konoe menghadiahkan pedang. Tahun 1156, mengikuti pemberontakan Hogen. 1179 berhenti dari pasukan Kiyomori, berubah fikiran melawan klannya [...]
Filed under: Cangel
No Comments »
Posted by PuJa on February 26, 2010
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/
Amy Lawrence Lowell (9 Feb 1874 - 12 Mei 1925), penyair Amerika lahir di Brookline, Massachusetts. Keturunan cendekiawan, saudara lakinya Percivall Lowell ahli falak, dan A. Lawrence Lowell ketua Universitas Harvard, penyair James Russell Lowell sepupu dari kakeknya. Amy diasuh ibunya, yang peminat bahasa penggemar musik. Masa kecilnya sering melawat di Eropa dan Amerika, [...]
Filed under: Cangel
No Comments »
Posted by PuJa on February 25, 2010
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/
NYANYIAN DAN KELUH
Henry Lawson
Kali meluncur dengan nyanyi tertegun,
Di bawah pohonan tinggi;
Air mengaruskan nyanyian lalu:
Keluh-kesah pohonan tinggi.
Filed under: Cangel
No Comments »
Posted by PuJa on February 24, 2010
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/
DAUN DEMI DAUN GUGUR
Walter Savage Landor
Daun demi daun gugur, bunga demi bunga,
Disaat dingin, disaat panas: sebarang waktunya.
Hidup-hidup ia berkembang, hidup-hidup berguguran,
Semua disambut bumi, yang beri mereka makan.
Haruskah kita, putranya lebih budiman, kecewa
Kembali kekandungannya, bila hidup henti bernyala?
Filed under: Cangel
No Comments »