Posted by PuJa on June 15, 2010
S. Jai
[Suara Merdeka,13Juni2010]
“CERITAKAN kepadaku tentang Jalan Tuhan itu, Pak Tua.”
“Sebelum bertemu di meja judi,” Pak Tua itu yang berbaik hati itu pun memulai kisahnya. “Perjumpaan Nyi Tanah, Man Sapar dan Abah Matkur bermula keinginannya untuk menagih janji pada Tuhan. Awalnya, karena keduanya tahu jodoh itu di tangan Tuhan. Waktu umurnya nyaris tutup, sang jodoh tak [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on June 1, 2010
S. Jai*)
http://ahmad-sujai.blogspot.com/
EMPAT aktor—seorang diantaranya perempuan—di atas panggung memitoskan sebentuk orang-orangan yang mengenakan sarung dan raut wajah tertutup topeng warna putih. Pada leher sebatang manusia yang digantung di ujung bambu persis di tengah panggung itu juga menjuntai selendang putih bersih.
Empat aktor itu khidmad memuja yang dilanjutkan dengan menyeka kulit tubuhnya sendiri dengan air, lalu menghentakkan kaki [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on April 1, 2010
Judul Buku : Serimpi: Sebuah Dedikasi untuk Perempuan
Penulis : Rohana Handaningrum
Penerbit : Jaring Pena
Cetakan : Pertama, Januari 2010
Tebal : 138 halaman
Peresensi : S. Jai
http://www.surabayapost.co.id/
Perjuangan keras manusia demi pengutuhan diri dalam sejarah umat manusia tak kunjung usai.
Filed under: Resensi
No Comments »
Posted by PuJa on March 15, 2010
Tembakau sebagai Penawar Ketidakadilan
S. Jai*
http://ahmad-sujai.blogspot.com/
DOKUMENTARI dengan penekanan sudut pandang humanis (feature) seringkali dianggap sebagai kegagalan film dokumenter. Lalu mengapa saya justru tergelitik menawarkan feature? Salah satunya saya berhasrat menggarap estetika yang tak sepenuhnya feature tetapi juga tanpa meninggalkan esensi dokumenternya yaitu fakta, data, tulisan, artefak demi mempertahankan objektivitas pesan. Film Pita Buta berkisah tentang semangat [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on March 14, 2010
S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/
Tahun 2009 menjadi tahun yang sibuk bagi proses berteater S.Jai. Di tahun yang penuh agenda politik ini, S.Jai melakukan serangkaian pentas monolog. Naskah yang diusung sama, Racun Tembakau. Saduran dari cerpen Anton Chekov berjudul “On The Harmful Effects of Tobacco.”
Selama bulan Oktober kemarin, S.Jai bersama Teater Keluarganya menggelar Campus Tour Monologue di Universitas Dr [...]
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on January 5, 2010
S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/
Joko Pandan menegak, menjilat darah di pedang
ia telah membunuh bapaknya
(Dari Sajak Rendra, Balada Terbunuhnya Atmo Karpo)
SAJAK yang hampir surealis dan fantastis ini lengkap dibacakan dengan memikat oleh sutradara dan pimpinan Komunitas Celah Celah Langit, Iman Soleh.
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on December 15, 2009
(Novel ini, semula sebagian fragmennya dimuat bersambung di harian sore Surabaya Post dari Pebruari hingga Mei 2005 di bawah judul Tak Sempat Dikubur).
S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/
DAFTAR ISI
SINOPSIS
PROLOG
CATARAN DARI SEORANG YANG SAKIT JIWA (4)
Filed under: Edisi Khusus, Novel
No Comments »
Posted by PuJa on March 24, 2009
(Menimbang Film Sebagai Media Kritik dan Pendidikan Alternatif)
http://ahmad-sujai.blogspot.com/
Oleh: S. Jai
Judul PITA BUTA sutradara S.JAI, KY KARNANTA skenario S. JAI editor GANJAR AHADIYAT kamera KUNCORO INDRA KURNIAWAN produser JOYO ADI KUSUMO produser eksekutif SITI NURJANAH produksi CeRCS 2009
PROLOG
BERMULA dari membayangkan ini sebuah film dokumenter yang mempertimbangkan “subjektivitas,” ”feature,” dan perihal “hitam putih” tema pokok yang diangkat.
Filed under: Naskah Film
No Comments »
Posted by PuJa on March 18, 2009
S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/
Surabaya Post/15 Maret 2009
MENYAKSIKAN tiap bentuk pertunjukkan, seringkali kita dihadapkan pada sebuah pertanyaan—apa pesan yang dituturkan pertunjukan tadi? Menghadirkan pesan dan menghidupkan kesan tampaknya hingga kini terus dijadikan pergulatan dalam tradisi tutur kita—dan barangkali bermula dari sini pulalah cikalbakal kesulitan akan berkembangnya seni tradisi kita.
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on March 9, 2009
S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/
BARANGKALI ini serupa cerita misteri saja. Meski demikian, mungkin juga cerita ini justru bermaksud melampaui keberadaan manusia sebagai diri yang misterius. Sehingga boleh jadi tulisan ini sesungguhnya hendak menerobos sisi rohaniah—sebuah ruang yang tidak untuk diperdebatkan ada dan tiadanya, disoal keyakinan atau kadar ketidakpercayaan atasnya.
Filed under: Esai
No Comments »