Posted by PuJa on December 14, 2009
Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Walau pameran patungnya yang bertajuk “Tribal Art” mempertemukan timur dan barat, tetap saja nuansa timur yang lebih kental terasa. Seniman Antonius Kho memang berbekal latar belakang filosofi timur yang begitu kuat hingga merangsang penciptaannya.
Patung-patung yang dibuatnya mengingatkan pada totem yang kerap dijumpai di Papua. Bentuknya yang mengukir, berputaran halus, sedikit pun tak menyisakan [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on November 13, 2009
Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Oki Toshio, seorang novelis diburu karena mengangkat tokoh Otoko, perempuan masa lalunya yang kemudian menjadi pelukis perempuan terkenal. Kisah Okio ini kemudian ditarik pada kegetiran masa lalu Oki. Oki kemudian pergi ke desa itu, mendengarkan lonceng di kuil, mengingat Otoko.
Ada lagi kisah lain, tentang seorang calon rahib di sebuah kuil mengalami pengalaman sekuler [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on May 4, 2009
Dari Diskusi Federasi Teater Indonesia
Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Teguran birokrasi terhadap seniman yang meminta seniman mengubah nama Komunitas Planet Senen menjadi Gelanggang Remaja Jakarta Pusat saat membuat acara kemudian memberlakukan retribusi terhadap Sanggar Mentaya Estetika - yang sebenarnya sebuah teater yang disutradarai teaterawan Imam Ma’arif - direspons oleh sastrawan dan teaterawan Radhar Panca Dahana.
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on April 30, 2009
Sastra Indonesia 2003
Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Dunia sastra di masa kini sangat ramai dari berbagai wacana. Tanpa pemusatan sebuah tema besar—cenderung bias dan menyebar—karya sastra pada tahun ini cenderung ditandai kehadiran berbagai bentuk apresiasi sastra, baik berupa teks, pembacaan di komunal, atau apresiasi yang mengarah pada estetika resepsi.
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on April 12, 2009
Catatan Akhir Tahun Sastra Indonesia 2005
Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Menangkap angin perubahan masyarakat pembaca yang global dan variatif, tampaknya telah dijawab oleh para sastrawan, apalagi di Indonesia. Beberapa sastrawan telah berhasil membaca semangat di jalur konvensional ini, setidaknya berdamai dengan keinginan para pembacanya.
Filed under: Canting
1 Comment »
Posted by PuJa on April 6, 2009
Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Jakarta — Itulah kenangan seorang gadis cilik. Gadis cilik itu kini telah menjadi dewasa dan menulis berbagai kisah dalam bentuk novel. Dia bernama Camilla Gibb. Sastrawan yang tinggal di Toronto, Kanada ini menemukan dunia lain lewat dialog lisan. Sebuah pandangan yang dia dapat lewat komunikasi.
Gadis kecil itu menerima tamunya - seorang ibu yang [...]
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on April 3, 2009
Dari Buku ke Perdebatan Lekra-Manikebu
Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id
Jakarta-Pertemuan itu sebenarnya bukan pertemuan yang pertama kali sehingga tidak lagi menjadi pertemuan luar biasa.
Mereka, para pembicara, berbeda latar belakang. Seorang di antaranya adalah sastrawan yang aktif di Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat, ikatan seniman yang berideologi realisme sosialis) dan kini tinggal di Prancis, JJ Kusni.
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on April 2, 2009
Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Aku saksikan wajahnya yang dipajang berbagai koran, biasanya di halaman sosial; atau aku melihat sekilas mobil suaminya yang diparkir di luar salah satu hotel – mobil dengan pelat bernomor satu digit (orang kaya jadah) yang mudah diingat. Namun, aku tak pernah bertemu Alissa….
Barisan kalimat di atas adalah bagian dari salah satu cerpen “Yang [...]
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on
Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Banyak tema yang bisa digali seorang penulis. Maka, seorang penulis sastra pun pasti sengaja atau tak sengaja akan memilih pendekatan tertentu, untuk diapreasiasi, ditanggapi oleh pembaca, penikmat ataupun apresiator.
Akidah Gauzillah, dalam kumpulan cerpen Bila Bintang Terpetik (penerbit Beranda, Mizan Grup), terasa lebih memunculkan sudut internal di dalam karya-karyanya. Artinya, dalam cerpennya itu, dia [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on March 29, 2009
Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Jakarta - “Kenapa anjing jadi idiom dalam pementasan ini? Karena inilah satir terhadap perilaku sosial, oknum masyarakat.” ujar Dody Yan Masfa, sutradara Teater Fataria dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pamekasan, Madura.
Anjing-anjing yang memperkosa seorang ibu dapat ditanggapi sebagai kenyataan sehari-hari tentang perilaku pemerkosa yang marak di Ibu Kota. Namun, anjing-anjing ini pun [...]
Filed under: Canting
No Comments »