Posted by PuJa on February 28, 2010
Sunaryono Basuki Ks*
http://www.jawapos.co.id/
Om Sang Hyang Pramasti Adi Guru. Byoh Angadeg ring luhur tan kening lupute
Gusti Madi Agung menuntun lelaki botak berambut penuh uban yang berjalan tertatih-tatih itu setelah dia turun dari motornya. Lelaki itu dituntunnya masuk ke rumah berdekorasi China dengan warna merah yang dominan.
Seorang gadis cilik, mungkin berusia lima tahun, yang sedang sibuk membantu [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on February 14, 2010
Sunaryono Basuki Ks
http://www.suarakarya-online.com/
Pagi sehabis subuh saya aktifkan kembali HP saya dan sebuah sms masuk: “Ketika di masjid Nabawi Madinah & Masjidil Haram Mekkah, saya juga berdoa untuk kesehatan Bapak & terpanggil berhaji ke tanah suci,” Berkaca-kaca mataku. Tahun ini, ada tiga orang sahabat yang menunaikan ibadah haji, ketiga-tiganya berpamitan minta doa. Ketika musim haji pulang, [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on December 14, 2009
Sunaryono Basuki Ks
http://www.sinarharapan.co.id/
Mula-mula aku tidak tahu, mengapa seekor anjing berbulu coklat mudai selalu memasuki ruang kelasku bilamana aku mengajar mata kuliah Drama dan Advanced Reading. Kadang, anjing yang berbulu bersih terawat itu menerjang masuk ke dalam kelas dan kemudian berhenti di salah satu sudut kelas. Mahasiswa biasanya tertawa setiap kali anjing itu datang. Mereka lebih [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on September 8, 2009
Sunaryono Basuki Ks*
http://www.jawapos.com/
Buku rujukan tentang sastrawan dan karya sastranya di Indonesia tidak banyak. Ernst Ullich Krastz, dosen di School of Oriental and African Studies, University of London, menyusun buku Bibliografi Karya Sastra Indonesia dalam Majalah berupa catatan tentang karya drama, prosa, dan puisi (Gadjah Mada University Press, 1989). Catatan yang dibuat Kratz melingkupi karya sastra [...]
Filed under: Resensi
No Comments »
Posted by PuJa on August 22, 2009
Sunaryono Basuki Ks
http://www.suarakarya-online.com/
Kebiasaanku tiap pagi sebelum berangkat ke kampus ialah memeriksa kotak surat di lobi Mary Morris Resedence, siapa tahu ada sepucuk dua surat dari kampung halaman. Tapi pagi itu aku belum beruntung. Bagaimana keadaan istri dan dua orang anakku yang kutitipkan di rumah orang tuaku di Malang?
Sebelum aku berangkat, Wawan dan Andi menjadi pasien [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »
Posted by PuJa on July 18, 2009
Sunaryono Basuki Ks
Pewawancara: Adnyana Ole
http://www.balipost.co.id/
Untuk ukuran sastrawan yang umurnya sudah kepala enam, Sunaryono Basuki Ks. termasuk sastrawan yang super produktif. Bahkan keproduktifannya tak kalah dengan penulis muda energik yang kini banyak bermunculan di Indonesia. Selama dua tahun guru besar di IKIPN Singaraja ini menulis empat novel, sebuah kumpulan cerpen dan sebuah esai. Tahun 2004, dua [...]
Filed under: Canting
No Comments »
Posted by PuJa on
Sunaryono Basuki Ks*
http://www.suarakarya-online.com/
Bencana alam bertubi menerpa, wabah penyakit mengincar segenap penjuru, bom bisa meledak dimana-mana, kerusuhan, teror, demo hampir setiap hari, pengungkapan korupsi. Meminjam istilah Pater Dick Hartoko, apakah memang ini tanda-tanda zaman yang harus diurai dengan bijaksana?
Sebagian kita merasa tak bisa berbuat apa-apa karena ini sudah kehendak zaman. Kita tak bisa mengubahnya.
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on May 4, 2009
Sunaryono Basuki Ks
http://www.sinarharapan.co.id/
Perang Kemerdekaan 1945-1949 banyak diungkap oleh para sastrawan yang sering digolongkan sebagai Angkatan 45. Mereka mengungkapkan gejolak perjuangan itu sebab mereka memang terlibat dalam peristiwa tersebut. Mochtar Lubis menulis novel Jalan Tak Ada Ujung yang berkisah tentang sepak terjang pejuang di sekitar Jakarta. Pramoedya Ananta Toer juga menulis Perburuan, Mereka yang Dilumpuhkan,dll.
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on April 24, 2009
Sunaryono Basuki Ks
http://www.sinarharapan.co.id/
Pada ”Temu Sastra Bali Nusra” yang diselenggarakan di Mataram tahun 1986, saya mengemukakan sebuah gagasan mengenai penegakan pusat alternatif bagi kegiatan berkesenian, terutama sastra. Saat itu, mungkin gagasan itu masih sangat relevan, karena kecenderungan para sastrawan terutama yang tinggal di luar Jakarta saat itu ialah menaruh kecurigaan yang berlebihan terhadap dominasi para pengasuh [...]
Filed under: Esai
No Comments »
Posted by PuJa on April 16, 2009
Sunaryono Basuki Ks
http://www.sinarharapan.co.id/
Memang, bagi Chairil Anwar, “hidup hanyalah menunda kekalahan.” Lahir, hidup dan mati di tangan Tuhan. Semuanya rahasia Tuhan. Kalah dan menang juga rahasia Tuhan. Manusia wajib berusaha, soal kalah sudah menjadi garis tak perlu ditangisi.
Tapi bagi Bayu Sejati, hidupnya harus menunda kemenangan. Menang! Menang! Menang! Kemenangan suatu keniscayaan, sebagaimana kekalahan. Kemenangan bak datangnya [...]
Filed under: Cerpen
No Comments »